Friday, October 19, 2007

IMPIAN MERAJUT SUKSES



Rejeki itu mengikuti mimpi kita, rejeki itu bisa direncanakan menurut mimpi kita, dan rejeki itu berbanding lurus dengan mimpi kita. (Valentino Dinsi, SE.MM.MBA, Entrepreneur power "sebuah jalan menuju kebebasan finansial").

Sukses, menurutmu apa arti sukses??? punya pekerjaan? sudah menikah? berkeluarga? jadi sarjana? yup setidaknya kita tahu dulu apa yang kita inginkan...untuk mengartikan kata sukses itu. Kalau menurut q sukses berarti bisa mendapat semua yang q mau. tidak terbatas pekerjaan, sudah berkeluarga, atau title yang q dapat. Tapi sukses menurut q adalah kebahagiaan dan q akan bahagia jika q bisa dapat apa yang q mau. So punya uang banyak itu yang q inginkan. Karena dengan begitu q bisa mendapat apa yang q mau, seperti membahagiakan ortu q mengajak berekreasi, membangunkan rumah yang besar dan nyaman, bisa beramal, bisa beribadah dengan tenang tanpa takut harus diburu waktu untuk terus mencari uang demi sesuap nasi atau demi membayar kontrakan yang akhirnya membuat kita tidak konsen dalam ibadah atau memjadi orang penggertu yang cenderung sering menyalahkan keadaan.

Saat ini memang masih mimpi bagi q, tapi q percaya banget apa yang di tulis Valentino Dinsi diatas tersebut, Tanpa punya mimpi kita tidak bisa tahu apa yang kita inginkan, mimpi itulah yang bisa memberi kekuatan kita untuk berubah, karena kita ingin mewujudkan mimpi itu. Hanya yang perlu kita sadari bahwa mimpi itu tidak akan jadi apa2 kalo kita tidak memulai langkah untuk berusaha mewujudkan.

So...... Untuk mewujudkan impian q tadi punya uang banyak, q harus merubah sedikit cara pandang q selama ini bahkan pekerjaan q saat ini. Selama ini q berpikir seperti kebanyakan orang bahwa sebagai perempuan q tidk perlu terlalu ribet dalam memilih kerja toh ketika q menikah nanti akan ada suami yang menafkahi q, jadi q memilih jadi orang gajian (pegawai). Tapi sekarang q setelah banyak membaca buku tentang autobiografi orang-orang sukses termasuk buku diatas q bisa mulai merubah cara pandang q, dan q sangat percaya banget bahwa kalau q tetap dan terus menentukan pilihan q sebagai orang gajian (pegawai) maka q tidak akan berkembang cepat. Bahkan bisa2 sampai 10 tahun pun q akan tidak akan menjadi orang sukses. Sebagai gambaran, tetanggan q, dia sudah mengabdikan dirinya 20 tahun menjadi PNS tetapi penghasilan dia saat ini tidak lebih dari 3 juta.

sekarang q memang belum sepenuhnya keluar dari kerja q, tapi q sudah mulai sedikit melangkah untuk melakoni usaha yang q yakini akan membawa q pada kesuksesan yang q maksud. Yaitu saat ini q tengan mengelola sebuah usaha Event Organizer (EO) dengan nama FUNFEMALE, walau masih baru tapi juga sudah menunjukkan kemajuan yang lumayan.

Pernah q mengikuti seminar dari Bapak Alex IW, dan dalam seminarnya beliau mengatakan "kalau mau kaya jangan jadi pegawai, tapi jadilah pengusaha". Bahkan untuk menyemangati kita dan memberi kita gambaran kita untuk merubah cara pandang kita yang mungkin selama ini kita dibelenggu dengan fakta2 yang semu, beliau memneri gambaran seperti seekor anak garuda yang sejak kefcil diasuh oleh induk ayam bersama anak ayam lainnya tanpa sengaja, sehingga dalam masa tumbuhnya anak garuda tersebut mendapat asuhan dan didikian sebagai anak ayam hingga dia dewasa, pada suatu ketika induk ayam dan anak ayam juga anak burung garuda tersebut tengah mencari makan, datanglah seekor burung garuda besar, dan berkatalah induk ayam kepada anaknya termasuk anak garuda tadi "lari...larii...sembunyi kalau tidak kalian akan dimakan". maka larilah mereka semua dan malamnya anak garuda tadi berfikir enak ya jadi garuda, karena akan jidi makhluk yang kuat yang ditakuti. seandainya dia jadi garuda. begitu fikir anak garuda tadi. dia berfikir begitu karena dia menyadari dirinya adalah anak ayam dan hal itu terus saja berlanjut sampai dia dewasa dan sampai dian mati tua sebagai nak ayam.

Beliau juga menceritak versi kedua dari anak garuda tadi, sebagai berikut:
setelah berlari dan bersembunyi dari kejaran burung garuda besar, maka dia keluar ke arah sungai dan ingin minum, namun ketika dia minum di sungai dia sangat kaget sekali ketika melihat pantulan (cermin) air tentang dirinya ternyata dia sadar bahwa bentuk dirinya paruh, sayap, ukuran tubuh seperti burung garuda tadi, maka saat itu juga dia berfikir bahwa dia bukan anak ayam tapi dia adalah garuda yang perkasa kuat dan ditakuti. Maka terbanglah dia dia ke angkasa sebagai garuda.

Nah dari dua versi cerita diatas dapat kita simpulkan sebenarnya kita berfikir atau menentukan siapa diri kita adalah dari cara pandang kita sendiri, apakah kita akan berfikir kita adalah anak ayam seperti tadi yang selalu sembunyo, takut dan merasa kecil. Ataukah kita berfikir kita adalah Garuda, kuat, disegani dan bisa keatas terbang untuk mencapai impian kita. Maka pola fikir dan pandang itu yang sangat utam dalam mementukan keberhasilan, dan kesuksesan itu. q percaya itu. Percaya sekali. Dan q akan trerus berjuang, mencoba. q tidak takut untuk gagal. Kegagalan q kemaren adalah sukses yang tertunda, kegagalan q kemern adalah pelajaran untuk q evaluasi apa yang baik untuk q.

So let's doit..and get it our dream.

3 comments:

Richard said...

Bener banget, negara kita kebanyakan mencetak mentalitas pegawai bukan pengusaha, semakin banyak pengusaha akan mengurangi banyak jumlah pengangguran di indonesia...

SAlam sukses

Richard

Sani said...

Great post .. :)

BAMBANG TRI NUGROHO said...

Setuju....!!!!
Ada orang bijak yang bilang..
"Jadilah pekerja cerdas dan jangan hanya pekerja keras"

Kebebasan Finansial hanya bisa dicapai jika kita bisa memiliki usaha sendiri...
Tetap Semangat....!!!

 
Free Blogger Templates